BERITA UTAMA
JAKARTA
NASIONAL
0
Call Center Dishub Jakarta 1500813 Resmi Diluncurkan, Warga Bisa Akses Bantuan 24 Jam
JAKARTA | Suarana.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Call Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta 1500813 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).
Layanan yang beroperasi selama 24 jam tersebut menjadi kanal terpadu bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan transportasi maupun penanganan kondisi darurat di jalan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Call Center 1500813 didukung 52 petugas yang bersiaga selama 24 jam setiap hari. Waktu respons terhadap laporan masyarakat ditargetkan maksimal 15 menit, menyesuaikan kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan.
“Layanan ini didukung 52 petugas yang siaga 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan target waktu respons maksimal 15 menit,” kata Pramono.
Call Center 1500813 menyediakan lima jenis layanan, yakni derek kendaraan gratis, pemanduan kondisi darurat, pemanduan kendaraan jenazah, pengaduan sarana dan prasarana lalu lintas, serta penanganan musibah di jalan.
Pramono memastikan layanan tersebut tetap berjalan meski kebakaran yang terjadi di Gedung Dinas Teknis pada Jumat (7/8) berdampak pada lantai 16 yang menjadi lokasi Unit Pengendali Lampu Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta.
Untuk menjaga keberlangsungan operasional, petugas Call Center sementara direlokasi ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Perhubungan di kawasan MT Haryono yang disiapkan sebagai lokasi cadangan.
Selain Call Center Dishub, Pemprov DKI Jakarta pada kesempatan yang sama meluncurkan layanan Transjakarta rute khusus Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Ancol atau 51ST.
Rute tersebut memiliki panjang 34,9 kilometer dengan jalur yang menghubungkan Bundaran Senayan hingga Bundaran Symphony of The Sea, Ancol. Sepanjang perjalanan, tersedia 18 titik perhentian.
Layanan 51ST dioperasikan menggunakan tujuh bus listrik dengan waktu tunggu sekitar 15–20 menit. Bus beroperasi setiap Minggu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.
Saat peluncuran, penumpang dikenakan tarif khusus sebesar Rp1. Selanjutnya, tarif akan kembali menjadi Rp3.500 pada pelaksanaan HBKB berikutnya.
Menurut Pramono, keberadaan rute tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus menghubungkan dua kawasan HBKB, yakni Sudirman–Thamrin dan Ancol.
“Konektivitas di Jakarta sekarang sudah jauh lebih baik. Kami ingin memberikan kemudahan bagi warga Jakarta untuk menikmati transportasi umum dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta juga meluncurkan program Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan (Pelopor KITA) Jakarta. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di kalangan masyarakat.
Pelopor KITA Jakarta memiliki empat pilar, yakni Pelajar Pelopor, OJOL Pelopor Jakarta, Awak Angkutan Umum Teladan, dan Kategori Khusus.
“Ketiga program ini merupakan bagian dari komitmen kami mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global, sejalan dengan RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2025–2029 dan Jakarta RISE #20,” kata Pramono.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, Call Center 1500813 memiliki beberapa saluran untuk mengantisipasi antrean panggilan dari masyarakat.
“Kami menyediakan beberapa line, ada empat line di sana. Durasi sampai petugas datang adalah 15 menit, sesuai kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan,” ujar Budi.
Budi juga menyampaikan bahwa sebanyak 726 peserta telah mendaftarkan diri dalam seleksi Pelopor KITA Jakarta.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun sistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan mengutamakan keselamatan.
(Rizki Ramdani)
(Rizki Ramdani)
Via
BERITA UTAMA
