Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda ARTIKEL INFORMASI JANGAN CUMA PENGEN DISEBUT WARTAWAN — BUKTIKAN ENTE BISA BERGERAK!
ARTIKEL INFORMASI

JANGAN CUMA PENGEN DISEBUT WARTAWAN — BUKTIKAN ENTE BISA BERGERAK!

Redaksi
Redaksi
25 Agu, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Bre, dari awal ana kasih tahu dulu.

Kalau ente masuk Suarana.com cuma berpikir datang, pegang ID Card, nunggu gajian, terus pulang…

Maaf, salah tempat.

Suarana.com bukan yayasan penyalur kerja.

Apalagi panti sosial.

Ente juga harus bisa bedain mana kerja dan mana profesi.

Di dunia media, yang dipakai bukan cuma tenaga. Ente butuh mental, komunikasi, jaringan, keberanian, kreativitas, kemampuan membaca peluang, dan kemauan buat bergerak.

Ane gak masalah ente masih baru.

Ente belum bisa? Ana arahin.

Ente belum punya jaringan? Kita bangun.

Ente belum ngerti cara liputan? Kita ajarin.

Ente belum ngerti cara komunikasi dengan narasumber dan mitra? Kita arahkan.

Ente mau belajar? Ana bantu.

Tapi syaratnya satu:

ENTE HARUS PUNYA MENTAL.

Ana arahkan ente bagaimana liputan, bikin berita, bangun relasi, kembangkan wilayah, sampai bagaimana melihat dan mencari peluang kerja sama secara profesional.

Kalau ente berhasil bawa kerja sama dan menghasilkan:

50% buat ente.

50% buat perusahaan.

Fair.

Dan satu lagi, ini penting.

Jangan masuk cuma buat nenteng-nenteng ID Card wartawan buat gaya-gayaan.

Jangan baru datang, dapat ID Card dan surat tugas, habis itu planga-plongo gak tahu mau ngapain.

Apalagi atribut media dipakai buat urusan yang gak ada hubungannya dengan jurnalistik, buat gagah-gagahan, minta fasilitas, menekan orang, atau kepentingan pribadi.

ID Card itu identitas profesi, bukan aksesoris.

Kalau ente pegang ID Card Suarana.com, berarti ente harus siap belajar liputan, bikin berita, komunikasi, bangun jaringan, menjaga etika jurnalistik, dan menjaga nama baik perusahaan.

Sekarang ana kasih pilihan dari awal biar jelas.

Kalau ente mau belajar dulu, mau lihat dunia media seperti apa, mau ngerti cara kerja wartawan, dan belum siap pegang atribut resmi:

MAGANG AJA DULU.

Mau magang?


Gratis.

Datang, belajar, ikuti arahan, lihat kemampuan ente, dan buktikan kalau ente memang serius.

Tapi kalau ente bilang:

“Ane mau serius. Ana mau dibuatkan ID Card dan surat tugas.”

Ya ada adminnya.

Kenapa?


Karena bikin kartu ada biaya.

Cetak ada biaya.

Administrasi ada biaya.

Pendataan ada waktu.

Surat tugas juga gak muncul sendiri dari langit.

Terus ente nanya:

“Lah, kok bayar?”

Lah emang ente siapa nyuruh-nyuruh ana bikin ini itu gratis? Hah?

Ana juga manusia, Bre.

Minimal ada buat ana ngopi lah.

Masa ente pengen semuanya gratis, ana yang desain, ana yang bikin data, ana yang urus administrasi, ana yang jawab chat, ana yang ngarahin, ente tinggal datang terus ngomong:

“Bang, ID Card ana mana?”

Enak banget hidup ente.

Tapi ente harus paham.

Admin itu bukan berarti ente beli profesi wartawan.

Ente bukan bayar lalu otomatis jadi wartawan hebat.

Ente bukan bayar lalu bebas menggunakan atribut media buat kepentingan pribadi.

Ente juga bukan bayar terus perusahaan wajib kasih ente duit.

Admin itu buat proses administrasi dan atribut yang memang ente minta dibuatkan.

Justru setelah ente keluar admin, ana mau ente mikir.

“Gimana caranya modal ana balik?”

Nah, mulai dari situ otak ente jalan.

Bukan malah setelah dapat ID Card terus molor di rumah.

Bukan surat tugas dipajang.

Bukan masuk grup WhatsApp tiap hari cuma baca chat.

Bukan foto pakai ID Card terus keliling Facebook seolah-olah sudah jadi wartawan senior, padahal satu berita aja belum pernah bikin.

Ente keluar modal buat atribut, berarti ente harus berpikir bagaimana caranya berkembang dan menghasilkan secara benar.

Bisa gak ente bikin berita?

Bisa gak ente bangun relasi?

Bisa gak ente komunikasi?

Bisa gak ente mengembangkan wilayah?

Bisa gak ente melihat peluang kerja sama?

Bisa gak ente menghasilkan buat diri ente sendiri?

Kalau ente berhasil bawa kerja sama:

50% ente.

50% perusahaan.

Jadi jangan tanya:

“ID Card ini bisa dipakai buat apa?”

Tanya diri ente sendiri:

“Apa yang bisa ana hasilkan dengan kesempatan ini?”

Itu mental yang ana cari.

Kalau ente keluar admin sedikit terus langsung bilang:

“Rugi dong!”

Justru di situ mental ente kelihatan.

Orang yang punya mental bakal mikir:

“Oke, ana sudah keluar modal. Sekarang bagaimana caranya ana berkembang dan menghasilkan lebih besar dari modal ana?”

Bukan malah:

“Ana sudah bayar, perusahaan wajib kasih ana kerjaan.”

Lah, emang lu siapa nyuruh-nyuruh ana? Hah?

Wkwk.

Santai, Bre.

Dari awal ana cuma mau semuanya jelas.

Ana kasih tempat.

Ana kasih arahan.

Ana kasih kesempatan.

Ana kasih sistem.

Ana bantu ente belajar.

Tapi yang bergerak tetap ente.

Ana gak mungkin gendong ente tiap hari.

Kalau baru ditegur sedikit baper, baru dikasih arahan sudah banyak alasan, disuruh liputan menghilang, ditanya berita belum bikin, ditanya relasi belum bangun, tapi foto pakai ID Card sudah di mana-mana…

Mending jangan masuk.

Kalau baru masuk pertanyaan pertama:

“Gajinya berapa?”

Padahal ente sendiri belum tahu bisa kasih hasil apa ke perusahaan…

Mending pikir lagi.

Karena di sini bukan tempat buat mental tempe.

Ana cari orang yang mau bergerak dan berkembang.

Bukan orang yang cuma mau kelihatan jadi wartawan.

Ana gak menjanjikan ente langsung sukses.

Ana gak menjanjikan ente langsung punya penghasilan besar.

Tapi kalau ente mau belajar, disiplin, berani komunikasi, membangun jaringan, bikin karya, dan mencari peluang…

Sini.

Ana arahin.

Ente berkembang, perusahaan berkembang.

Ente menghasilkan, perusahaan juga menghasilkan.

50% ENTE — 50% PERUSAHAAN.

Mau belajar dulu?

MAGANG GRATIS.

Mau serius, mau diproses ID Card, surat tugas, dan administrasinya?

ADA ADMIN.

Minimal buat ana ngopi sambil mikirin ente biar jangan jadi wartawan yang kerjaannya cuma nenteng ID Card.

SUARANA.COM

Cari yang punya mental, bukan sekadar yang mau nenteng atribut wartawan.

Yang cuma mau nama, skip.

Yang cuma mau gaya, lewat.

Yang mau belajar, masuk.

Yang mau bergerak, berkembang, dan menghasilkan…

SINI, ANA ARAHIN.

Kalau ente merasa punya mental dan serius mau gabung, langsung hubungi:

WhatsApp: 089678588388

Jangan cuma chat “P” atau “Info”.

Kenalin diri ente, sebutkan nama, domisili, dan wilayah yang mau ente kembangkan.


(Rizki Ramdani)

Via ARTIKEL
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

JANGAN CUMA PENGEN DISEBUT WARTAWAN — BUKTIKAN ENTE BISA BERGERAK!

Redaksi- 7:54:00 AM 0
JANGAN CUMA PENGEN DISEBUT WARTAWAN — BUKTIKAN ENTE BISA BERGERAK!
Bre, dari awal ana kasih tahu dulu. Kalau ente masuk Suarana.com cuma berpikir datang, pegang ID Card, nunggu gajian, terus pulang… Maaf, salah tempat. Suarana…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi