ARTIKEL
BERITA UTAMA
HEADLINE
INFORMASI
MAHASISWA
0
Suarana.com Masuk Kajian Akademik, Dua Penelitian Ilmiah Soroti Praktik Jurnalistik dan Pemberitaannya
KARAWANG | Suarana.com – Nama Suarana.com tercatat dalam sejumlah penelitian akademik yang diterbitkan pada jurnal ilmiah. Setidaknya terdapat dua publikasi ilmiah yang secara khusus menempatkan Suarana.com dalam kajian mengenai praktik jurnalistik, jurnalisme lingkungan hingga pembingkaian pemberitaan konflik lingkungan.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa Suarana.com tidak hanya berperan sebagai portal berita yang menyajikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga telah menjadi bagian dari objek kajian dalam perkembangan ilmu komunikasi dan jurnalistik.
Penelitian pertama berjudul “Studi Fenomenologi Wartawan dalam Peliputan Program Citarum Harum” yang diterbitkan dalam ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik, Volume 9 Nomor 2 Tahun 2024, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Dalam penelitian tersebut, salah satu informan adalah Bamban Nugraha yang disebut sebagai wartawan sekaligus pendiri media Suarana.com. Ia bersama wartawan lainnya menjadi informan dalam penelitian mengenai pengalaman, pemahaman dan pemaknaan wartawan dalam melakukan peliputan Program Citarum Harum.
Penelitian itu juga mengkaji praktik jurnalisme lingkungan, termasuk bagaimana wartawan melakukan peliputan secara langsung, berkelanjutan serta tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.
Dalam pembahasannya, penelitian menyebut wartawan JPCH dan JPC melakukan peliputan secara langsung dan berusaha menghasilkan berita lingkungan yang akurat serta tidak spekulatif. Peliputan juga dilakukan secara berkesinambungan karena persoalan lingkungan membutuhkan pengawasan dalam jangka panjang.
Sementara itu, penelitian kedua diterbitkan dalam TRANSLITERA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media, Volume 14 Nomor 2 Tahun 2025. Penelitian tersebut berjudul “Framing Murray Edelman dalam Pemberitaan Konflik Tambang Karst Karawang di Suarana.com sebagai Representasi Kuasa Simbolik”, karya Nisrina Tiara Balqis Wati dan Hendra Setiawan dari Universitas Singaperbangsa Karawang.
Penelitian ini secara khusus menjadikan pemberitaan Suarana.com mengenai konflik tambang karst Karawang sebagai objek penelitian. Para peneliti menggunakan model framing Murray Edelman dengan menganalisis empat unsur, yakni kategorisasi, ideologi, rubrik dan klasifikasi. Sampel yang digunakan adalah pemberitaan Suarana.com pada periode Februari dan April 2025.
Hasil penelitian menyebut Suarana.com membingkai isu konflik tambang karst secara kritis dengan menonjolkan isu keadilan ekologis, suara masyarakat, dugaan manipulasi perizinan serta respons pemerintah terhadap persoalan tersebut.
Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa pemberitaan Suarana.com memperlihatkan bagaimana konstruksi simbolik media dapat berperan dalam membentuk opini publik terhadap konflik lingkungan.
Dengan demikian, keberadaan Suarana.com dalam dua penelitian akademik tersebut menunjukkan dua sisi yang menarik.
Pada penelitian ANNABA, Suarana.com muncul dalam konteks pengalaman wartawan dan praktik jurnalisme lingkungan melalui sosok wartawan yang disebut sebagai pendiri media tersebut.
Sedangkan dalam penelitian TRANSLITERA, Suarana.com ditempatkan sebagai media yang produk pemberitaannya dianalisis secara akademik untuk melihat bagaimana sebuah isu konflik lingkungan dikonstruksi dan dibingkai oleh media.
Artinya, Suarana.com tidak hanya menjadi tempat publikasi berita, tetapi pemberitaan dan praktik jurnalistik yang berkaitan dengan media tersebut telah menjadi bahan kajian akademik.
Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan media digital lokal semakin mendapat perhatian dari kalangan akademisi, khususnya dalam kajian komunikasi, jurnalistik, jurnalisme lingkungan dan konstruksi pemberitaan.
Saat ini, Suarana.com sendiri terus menjalankan aktivitasnya sebagai portal berita yang menyajikan berbagai informasi nasional dan daerah, termasuk Karawang, politik, hukum dan kriminal, pendidikan, kesehatan serta berbagai isu masyarakat.
Bagi Suarana.com, tercatatnya nama media dalam penelitian akademik menjadi bagian dari perjalanan dan dokumentasi perkembangan media dalam menjalankan fungsi jurnalistik di tengah masyarakat.
Dua penelitian tersebut juga menjadi catatan penting bahwa produk jurnalistik media lokal dapat memiliki nilai akademik ketika pemberitaan dan praktik jurnalistiknya dipandang relevan untuk dikaji secara ilmiah.
(Rizki Ramdani)
(Rizki Ramdani)
Via
ARTIKEL
