BERITA UTAMA
HEADLINE
INVESTIGASI
PERISTIWA
0
Dugaan Sabung Ayam di Kolong Tol Ciampel Karawang, Dua Lapak Aduan Terlihat di Lokasi
KARAWANG | Suarana.com - Dugaan adanya lokasi yang dipersiapkan sebagai arena sabung ayam di kawasan kolong tol wilayah Udug, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan.
Informasi tersebut mencuat setelah media memperoleh poster kegiatan bertajuk “Sejati Rooster Farm Kolong Tol Arena” serta rekaman video yang memperlihatkan kondisi sebuah area di bawah konstruksi jalan tol.
Dalam video yang diterima media, terlihat akses menuju kawasan kolong tol melalui jalan tanah. Saat kamera memasuki area tersebut, tampak lahan cukup luas dengan sejumlah bangku atau tempat duduk sederhana.
Selain itu, terlihat sedikitnya dua petak atau lapak yang bentuknya menyerupai arena aduan. Namun, dalam rekaman tersebut tidak tampak aktivitas sabung ayam sedang berlangsung.
Media juga belum dapat memastikan sejak kapan lokasi tersebut dibuat, siapa yang membangun, serta peruntukan sebenarnya dari fasilitas yang terlihat dalam video.
Sementara itu, dalam poster yang beredar tercantum kegiatan bertajuk “Sejati Rooster Farm Kolong Tol Arena” dengan tanggal pelaksanaan 12–13 September 2026.
Poster tersebut juga mencantumkan informasi pendaftaran dengan nominal hingga Rp1,15 juta serta hadiah bagi peserta. Lokasi kegiatan ditulis “Kolong Tol Arena”.
Untuk memastikan informasi tersebut, media melakukan konfirmasi kepada pihak Karang Taruna setempat.
Melalui sambungan WhatsApp, Selasa (15/9/2026), pihak Karang Taruna menyampaikan bahwa pihaknya bersama aparat kepolisian dari Polsek setempat telah melakukan upaya pembubaran.
Menurut keterangan tersebut, kegiatan yang sebelumnya direncanakan akhirnya tidak jadi dilaksanakan.
“Pihak kami dan kepolisian Polsek sudah melakukan upaya pembubaran dan acaranya pun tidak jadi. Kami bina masyarakat yang masih perlu dibina,” ujarnya Selasa, (15/09/2026).
Namun, keterangan berbeda disampaikan salah seorang sumber kepada media. Sumber tersebut justru mempertanyakan posisi Karang Taruna dalam kegiatan tersebut.
“Yang jadi permasalahan kan yang menjadi panitianya itu Ketua Karang Taruna,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sumber tersebut juga mempertanyakan pernyataan mengenai pembubaran kegiatan apabila benar terdapat unsur Karang Taruna yang terlibat dalam kepanitiaan.
“Kalau memang itu perbuatan melawan hukum, kok bisa ada keterlibatan dalam kepanitiaan, kemudian di sisi lain disebut ikut melakukan pembubaran. Ini yang harus dijelaskan,” tukasnya.
(Red)
Via
BERITA UTAMA

