BERITA UTAMA
DAERAH
HEADLINE
0
PPL Sensus Ekonomi Karawang Timur Keluhkan Honor Belum Cair
![]() |
| Poto Ilustrasi Hasil Kecerdasan AI Dok : Istimewa |
KARAWANG | Suarana.com - Sejumlah Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Karawang Timur mengeluhkan honor yang disebut belum juga dibayarkan meski masa kerja berdasarkan kontrak telah berakhir.
Salah seorang PPL berinisial D mengatakan, dirinya bekerja dalam program Sensus Ekonomi dengan masa kontrak sejak 15 Juni hingga 15 September 2026.
Saat ditanya Suarana.com mengenai kapan terakhir honor tersebut dijanjikan akan dibayarkan, D menyebut tanggal 15 September 2026.
“Tanggal 15 September, sesuai perjanjian kontrak kerja dari 15 Juni sampai 15 September,” kata D, Rabu (16/9/2026).
Namun, hingga sehari setelah masa kontrak berakhir, D mengaku honor tersebut belum juga diterimanya.
“Sampai saat ini belum juga turun honornya, parah,” ujarnya.
Menurut D, seluruh pekerjaan lapangan dan pemberkasan juga telah diselesaikan sesuai arahan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
Ia mengaku tidak mengetahui pasti apa yang menjadi kendala pembayaran, mengingat dokumen administrasi yang diminta disebut telah dilengkapi.
“Kalau memang terkait pemberkasan, setahu kami sudah lengkap. Jadi kami mempertanyakan kendalanya di mana,” katanya.
D berharap BPS Kabupaten Karawang segera memberikan kepastian terkait pencairan honor para petugas.
“Kami berharap honor segera direalisasikan. Kalau memang ada kendala administrasi, kami juga berharap disampaikan secara jelas,” ujarnya.
Sebelumnya, BPS Kabupaten Karawang melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 untuk memperoleh data terbaru mengenai aktivitas usaha dan perekonomian di wilayah Karawang. Pelaksanaan pendataan tersebut melibatkan petugas lapangan yang turun langsung menemui responden.
Hingga berita ini diterbitkan, Suarana.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari BPS Kabupaten Karawang terkait mekanisme, jadwal, dan penyebab pembayaran honor yang dikeluhkan petugas belum diterima.
Keterangan dari BPS Kabupaten Karawang akan dimuat sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan.
(Rizki Ramdani)
Via
BERITA UTAMA
