BISNIS
KARAWANG
UMKM
0
GOKAR Bantu UMKM Go Digital dengan Kasir Gratis di Bazar Motekar Preneur 2026
KARAWANG | Suarana.com - Bazar Motekar Preneur 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus mengenal pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan bisnis.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tersebut melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor. Disperindagkop UKM Karawang menargetkan nilai transaksi selama pelaksanaan bazar dapat mencapai Rp1 miliar.
Momentum tersebut turut dimanfaatkan GOKAR, aplikasi transportasi dan layanan kuliner asli Karawang, untuk memperkenalkan program GOKAR Kasir Gratis kepada para pelaku UMKM yang mengikuti bazar.
Sejak 5 September 2026, tim marketing GOKAR turun langsung mendatangi tenant dan pelaku usaha untuk memberikan penjelasan mengenai layanan digital yang dapat dimanfaatkan merchant, termasuk fasilitas aplikasi kasir tanpa biaya bulanan.
Program GOKAR Kasir sendiri mulai diberlakukan sejak 1 September 2026. Setiap pelaku usaha yang mendaftarkan diri menjadi merchant dalam ekosistem GOKAR mendapatkan fasilitas aplikasi kasir secara gratis serta kesempatan memperoleh dukungan promosi melalui sejumlah media online.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya GOKAR mendorong transformasi digital UMKM Karawang sekaligus membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih tertata.
GOKAR Kasir Bantu Pencatatan hingga Pengelolaan Stok
Melalui GOKAR Kasir, pelaku usaha dapat melakukan pencatatan transaksi, memantau penjualan, melihat laporan keuangan, mengelola arus kas, memantau stok atau inventori hingga mengelola beberapa cabang usaha.
Sistem tersebut juga mendukung sejumlah metode pembayaran, mulai dari tunai, QRIS hingga Saldo GOKAR.
Merchant yang bergabung juga memiliki peluang menerima pesanan secara online melalui layanan GOKAR Food.
Selain fasilitas digital, GOKAR memberikan dukungan promosi melalui sejumlah media online agar produk dan usaha merchant dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.
Dalam pelaksanaan Bazar Motekar Preneur 2026, tim marketing GOKAR tidak hanya membagikan materi promosi, tetapi juga mendatangi langsung para pelaku UMKM untuk memberikan penjelasan mengenai penggunaan aplikasi dan mekanisme pendaftaran merchant.
Sejumlah pelaku usaha menyambut positif program tersebut karena dinilai dapat membantu pencatatan transaksi yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.
“Menurut saya ini cukup membantu, terutama untuk mencatat penjualan dan mengetahui kondisi usaha. Selama ini pencatatan masih banyak dilakukan secara manual,” ujar salah seorang pelaku UMKM.
Pelaku usaha lainnya menilai dukungan promosi menjadi nilai tambah, terutama bagi UMKM yang masih memiliki keterbatasan dalam memperkenalkan produknya kepada konsumen.
“Kalau produk kita bisa dibantu dipromosikan melalui media online, tentu sangat membantu. Harapannya semakin banyak masyarakat yang mengenal produk kami,” ungkapnya.
Pelaku UMKM lainnya berharap pemanfaatan teknologi tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses terhadap konsumen baru.
“Sekarang memang harus mengikuti perkembangan teknologi. Kalau ada aplikasi yang bisa membantu usaha sekaligus membuka peluang mendapatkan pelanggan baru, tentu sangat positif,” tuturnya.
Founder GOKAR: UMKM Karawang Harus Mampu Naik Level
Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan kehadiran GOKAR dalam Bazar Motekar Preneur 2026 merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang dapat memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM.
Menurutnya, kegiatan bazar menjadi ruang penting karena mempertemukan pelaku usaha lokal dengan masyarakat sekaligus membuka peluang memperluas pemasaran produk.
“Kami melihat kegiatan seperti ini sangat penting karena mempertemukan langsung pelaku UMKM dengan masyarakat. GOKAR ingin hadir bukan hanya sebagai aplikasi, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang membantu usaha lokal berkembang,” ujar Syuhada.
Ia mengatakan UMKM mempunyai peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, pelaku usaha perlu didorong agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.
“UMKM Karawang memiliki potensi yang luar biasa. Yang kami dorong adalah bagaimana potensi tersebut bisa semakin berkembang melalui pemanfaatan teknologi, sehingga pelaku usaha tidak hanya berjualan, tetapi juga mampu mengelola bisnisnya secara lebih profesional,” jelasnya.
Syuhada mengatakan fasilitas GOKAR Kasir dirancang agar pelaku usaha lebih mudah melihat perkembangan bisnis berdasarkan data transaksi.
“Kami ingin pelaku usaha lebih mudah mengetahui transaksi, penjualan, laporan keuangan dan stok. Jadi mereka bisa melihat perkembangan usahanya berdasarkan data, bukan hanya berdasarkan perkiraan,” katanya.
Tidak berhenti pada layanan kasir, GOKAR juga berupaya membantu merchant dalam sisi pemasaran.
“Kami tidak ingin berhenti hanya pada menyediakan aplikasi. Kalau UMKM sudah bergabung, kami juga ingin membantu mengenalkan produk mereka melalui promosi. Harapannya semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan membeli produk UMKM Karawang,” ujarnya.
Syuhada menegaskan bahwa perkembangan GOKAR tidak hanya diukur dari pertumbuhan jumlah pengguna aplikasi, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan pelaku usaha, pengemudi dan masyarakat.
“Bagi kami, pelayanan tetap menjadi yang utama. Kalau merchant berkembang, UMKM naik level, driver mendapatkan manfaat dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, itu menjadi keberhasilan bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai aplikasi yang lahir dari Karawang, GOKAR ingin pertumbuhan perusahaan berjalan beriringan dengan perkembangan ekonomi lokal.
“GOKAR lahir dari Karawang. Karena itu, kami ingin pertumbuhan GOKAR juga memberikan dampak bagi Karawang. Kami ingin UMKM lokal semakin maju, semakin dikenal dan semakin siap masuk ke ekosistem digital,” jelas Syuhada.
Tim Marketing Akan Terus Sambangi Pelaku UMKM
Setelah diperkenalkan dalam Bazar Motekar Preneur 2026, tim marketing GOKAR akan melanjutkan sosialisasi secara langsung kepada pelaku UMKM di berbagai wilayah Karawang.
Pendekatan secara langsung dilakukan agar pelaku usaha memperoleh penjelasan mengenai cara mendaftar sebagai merchant, penggunaan GOKAR Kasir hingga peluang memasarkan produk melalui layanan GOKAR Food.
Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong pelaku usaha secara bertahap meninggalkan pencatatan manual dan mulai menerapkan sistem pengelolaan usaha yang berbasis data.
Dengan fasilitas aplikasi kasir, pencatatan transaksi, laporan keuangan, pengelolaan stok, dukungan pembayaran hingga layanan pemesanan makanan secara online, GOKAR berharap teknologi dapat benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan usaha lokal.
Program GOKAR Kasir diperuntukkan bagi tenant maupun merchant yang bergabung dalam ekosistem GOKAR dan diberikan secara gratis tanpa biaya bulanan.
Bagi GOKAR, digitalisasi UMKM tidak sekadar menggunakan aplikasi, melainkan bagaimana teknologi dapat membantu pelaku usaha bekerja lebih efisien, memperluas pemasaran dan meningkatkan peluang pertumbuhan bisnis.
Melalui program tersebut, GOKAR membawa semangat “Bersama GOKAR, UMKM Karawang Naik Level” dengan mendorong lebih banyak usaha lokal agar siap memasuki ekosistem digital.
(Rls/red)
(Rls/red)
Via
BISNIS
