Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda NEWS Kepastian Kesehatan Jemaah Haji Asal Kab Cianjur, Mendapatkan Jaminan Dari Dinas Kesehatan
NEWS

Kepastian Kesehatan Jemaah Haji Asal Kab Cianjur, Mendapatkan Jaminan Dari Dinas Kesehatan

Redaksi
Redaksi
25 Jul, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




SUKABUMI|SUARANA- Dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, sudah dua kloter jemaah haji yang  pulang ke Indonesia dan dinyatakan sehat. Pasalnya, saat ini tinggal satu kloter jemaah haji yang masih berada di Arab Saudi dan menunggu kepulangan ke tanah air.



Melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes kab Cianjur, dr Frida Laila Yahya mengaku jika kepastian terjaminnya kesehatan jemaah haji setelah satu orang dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan.

“Memang hingga saat ini, jemaah haji yang pulang tidak ada yang sakit berat, hanya 1 orang dirawat di RSUD Cimacan dengan pemulihan pasca jatuh disana, sekarang sudah sembuh,” ucapnya kepada wartawan, Selasa 25/07/2023.



Pasalnya, sambung Frida, berdasarkan informasi dari rombongan jemaah haji yang tergabung di kloter terakhir, seluruhnya dalam keadaan sehat dan siap untuk dipulang ke Cianjur. “Saat ini, memang tinggal satu kloter lagi dalam keadaan sehat juga disana, dan kami menunggu kepulangannya,”terangnya.

Menurutnya, sesuai dengan regulasi, para jemaah haji setelah pulang melaksanakan ibadah haji akan dipantau kesehatannya selama 21 hari pasca kepulangan. “Sesuai dengan intruksi dari pusat pengawasan kesehatan secara mandiri di daerah masing-masing,”jelasnya.


Sementara itu, menurut Kepala Seksi (Kasi) Urusan Haji Kemenag Cianjur Rian Fauzi menjelaskan, Jamaah haji dibekali Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah haji (K3JH) untuk memantau kesehatan selama 21 hari setelah pulang. “Tentunya selama 21 hari jika timbul gejala sakit, jamaah harus segera lapor dan berobat ke fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa K3JH,” pungkasnya.


            Editor: Rin**



Via NEWS
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Lautan Manusia Padati Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Karawang

Redaksi- 3:16:00 PM 0
Lautan Manusia Padati Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Karawang
KARAWANG | Suarana.com - Ribuan masyarakat memadati kawasan Jalan Ir. H. Juanda hingga Alun-Alun Karawang pada Sabtu malam (9/5/2026) untuk menyaksikan Kirab …

Trending

Sudah Bayar Rp10 Juta, Tapi Urusan Tak Selesai Apa yang Terjadi di Samsat Karawang?

Sudah Bayar Rp10 Juta, Tapi Urusan Tak Selesai Apa yang Terjadi di Samsat Karawang?

9:38:00 PM
Diduga Sedot Solar Subsidi dari Banyak SPBU, Truk Modifikasi di Karawang Bikin Geleng Kepala

Diduga Sedot Solar Subsidi dari Banyak SPBU, Truk Modifikasi di Karawang Bikin Geleng Kepala

6:48:00 AM
Kirab Tatar Sunda Siap Digelar, Karawang Jadi Panggung Harmoni Budaya Jawa Barat

Kirab Tatar Sunda Siap Digelar, Karawang Jadi Panggung Harmoni Budaya Jawa Barat

6:18:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi