Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda NASIONAL NEWS Ketika bangsa ini bergulat dengan Korupsi, Jokowi tegaskan Evaluasi sistem
NASIONAL NEWS

Ketika bangsa ini bergulat dengan Korupsi, Jokowi tegaskan Evaluasi sistem

Redaksi
Redaksi
28 Jul, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


SUARANA - Korupsi telah lama melanda pemerintah di seluruh dunia, merusak kepercayaan publik dan menghambat kemajuan sosial- ekonomi. Dalam upaya untuk memerangi masalah yang meluas ini, Presiden Indonesia Joko Widodo telah menjadikannya prioritas untuk mengevaluasi dan meningkatkan sistem yang ada. Dengan komitmen kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas, pemerintah bertujuan untuk mencegah praktik korupsi dan menumbuhkan masyarakat yang lebih adil dan merata. 


Ketika bangsa ini bergulat dengan dampak buruk dari korupsi, penekanan Presiden Joko Widodo pada evaluasi dan perbaikan berkelanjutan menandakan langkah yang menjanjikan menuju masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia.

"Perbaikan-perbaikan sistem di semua kementerian dan lembaga terus kita perbaiki terus,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan persnya di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/07/2023).


Jokowi mengatakan, perbaikan tersebut antara lain dilakukan pada sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah di kementerian/lembaga melalui e-katalog.

"E-katalog sekarang yang masuk mungkin sudah lebih dari empat juta produk, yang sebelumnya hanya 50 ribu. Artinya, itu perbaikan sistem,” ujarnya.


Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah menghormati proses hukum terhadap pejabat yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


“Kalau memang ada yang melompati sistem dan mengambil sesuatu dari situ ya, kalau terkena OTT ya hormati proses hukum yang ada,” tegasnya. (*)



Via NASIONAL
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
đŸ“¢ Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Iklan
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Diduga Investasi Bodong Konveksi di Karawang, Korban Rugi Rp1,8 Miliar Laporkan Tiga Orang ke Polda Jabar

Redaksi- 1:36:00 PM 0
Diduga Investasi Bodong Konveksi di Karawang, Korban Rugi Rp1,8 Miliar Laporkan Tiga Orang ke Polda Jabar
BANDUNG | Suarana.com - Diduga melakukan penipuan dengan modus investasi modal usaha konveksi keluarga, beberapa orang dalam suatu kelompok usaha di Kabupate…

Trending

Bukber Santai MATIC CULTURE di Kedai Cinguk99, Harga Ramah Komunitas Jadi Daya Tarik

Bukber Santai MATIC CULTURE di Kedai Cinguk99, Harga Ramah Komunitas Jadi Daya Tarik

12:13:00 AM
Di Balik Bukit Permisan, Ada D’TERAS CAFFE yang Jadi Tempat Favorit Diskusi Anak Muda

Di Balik Bukit Permisan, Ada D’TERAS CAFFE yang Jadi Tempat Favorit Diskusi Anak Muda

12:55:00 AM
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Saluran Air Kawasan KJIE Karawang

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Saluran Air Kawasan KJIE Karawang

4:19:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi