Iklan

,

Iklan

iklan

Indeks Kanal

Gelar Pangan Murah, Pemerintahan Kec Palabuhanratu Gandeng Dinas Ketahanan Pangan

August 09, 2023, 2:16:00 PM WIB Last Updated 2023-08-09T07:18:36Z

SUKABUMI | Suarana.com - Demi tujuan dan target menekan laju inflasi di Kab. Sukabumi, Pemerintah Kec Palabuhanratu berkolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sukabumi menggelar kegiatan gerakan pangan murah bertempat di halaman Kantor Kelurahan Palabuhanratu. Rabu, 09/08/2023.


Ali Iskandar, Camat Palabuhanratu mengatakan, laju inflasi ini harus terus ditangani melalui berbagai upaya, satu diantaranya operasi pasar dan gerakan pangan murah. 


"Tentu dengan adanya pangan murah ini akan sangat membantu masyarakat untuk mengurangi resiko dari faktor ekonomi" Ucapnya. 


Pasar murah ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pihak kecamatan dengan upaya berkolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan serta pelaku usaha lain untuk bisa saling melengkapi.


"Kegiatan ini tidak hanya gerakan pangan murah semata, tapi juga dirangkaikan dengan senam berjamaah dan donor darah. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan hari jadi kab. Sukabumi ke 153 dan HUT ke 78 RI" Jelasnya.


Dirinya berharap, dengan adanya pangan murah di wilayah kecamatan Palabuhanratu bisa mengendalikan harga bahan pokok, sehingga kebutuhan gizi masyarakat bisa terpenuhi. 


Ditempat yang sama, Kepala Bidang Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sukabumi, Neni Yulianti menambahkan, gerakan pangan murah yang diinisiasi Kecamatan Palabuhanratu akan sangat  memembantu terhadap tekanan laju inflasi daerah serta dapat memberikan kemudahan akses pangan murah terhadap masyarakat. 


"Kami memasarkan pangan pokok dan strategis. Pangan pokok dan strategis ini ialah salah satu pangan yang dapat mempengaruhi terjadinya inflasi, antara lain beras, minyak, gula, bawang, beras dan lainnya" 


Untuk harga yang ditawarkan pada pasar murah ini sambung Neni, jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan harga di pasaran. Misalnya harga bawang putih di pasaran seharga Rp. 40 ribu hingg 42 ribu namun disini dijual dengan harga 35 ribu, begitupun harga bahan pokok lainnya. 


"Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Palabuhanratu dan menjadi program lanjutan dalam rangka menekan inflasi daerah" pungkasnya.



Dian Mulyadi.

Iklan

Advertisement
Advertisement

Advertisement
Advertisement



Advertisement


Advertisement
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement