Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda HEADLINE KOMINFO NASIONAL PERISTIWA PRESIDEN Desakan Mundur Menkominfo Budi Arie Setiadi Usai Peretasan PDN, Jokowi: Semuanya Sudah Dievaluasi
HEADLINE KOMINFO NASIONAL PERISTIWA PRESIDEN

Desakan Mundur Menkominfo Budi Arie Setiadi Usai Peretasan PDN, Jokowi: Semuanya Sudah Dievaluasi

Redaksi
Redaksi
03 Jul, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat/ Istimewa

KARAWANG | Suarana.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan memberikan jawaban tegas terkait desakan mundur Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi setelah peretasan Pusat Data Nasional (PDN). 

"Semuanya sudah dievaluasi," kata Jokowi setelah meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, dilansir Nasional.Tempo.co pada Rabu, 3 Juli 2024.

Peretasan yang terjadi sejak 20 Juni 2024 dilakukan oleh ransomware LockBit 3.0, yang menyerang sistem data PDN. PDN, yang dikelola oleh Kemenkominfo dan BSSN, mengelola data dari 73 kementerian lembaga serta ratusan data pemerintah daerah. Kominfo dan BSSN dinilai gagal menjaga objek vital dan strategis ini.

Seruan untuk pencopotan Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo muncul setelah peretasan tersebut. Organisasi Masyarakat Sipil, SafeNET, bahkan memulai petisi yang mendesak Budi Arie mundur, dan hingga Rabu siang, 3 Juli 2024, petisi tersebut telah mendapatkan dukungan dari 22.000 orang.

Menanggapi petisi SafeNET, Budi Arie Setiadi mengatakan, 

“Ah no comment, itu hak masyarakat untuk bersuara,” setelah rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 27 Juni 2024.

Jokowi menyatakan pemerintah telah mengevaluasi peretasan PDN dan mengharapkan adanya solusi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Di-back up data nasional kita, agar kalau ada kejadian kita gak terkaget-kaget. Ini terjadi di negara lain, bukan kita saja,” jelas Jokowi.

Pakar digital Anthony Leong menyayangkan gangguan pada sistem PDN dan menilai ini sebagai krisis besar. 

Dia menekankan perlunya manajemen krisis yang baik untuk mengatasi masalah PDN. 

“Ini masalah besar dan seharusnya bisa diantisipasi. Apakah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menaungi PDN sudah memiliki manajemen krisis untuk memitigasi masalah PDN?” kata Anthony dalam keterangan tertulis pada Senin, 25 Juni 2024.


(**)
Sumber : Nasional.Tempo.co

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via HEADLINE
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Diduga Jadi Korban Intimidasi di Riyadh, PMI Asal Karawang Diberangkatkan Meski Tak Lulus MCU

Redaksi- 3:46:00 PM 0
Diduga Jadi Korban Intimidasi di Riyadh, PMI Asal Karawang  Diberangkatkan Meski Tak Lulus MCU
KARAWANG | Suarana.com – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, berinisial SS, diduga mengalami intimidasi saat b…

Trending

Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

9:41:00 PM
Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media

Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media

12:33:00 PM
Imigrasi Akui Tak Pantau Semua WNA di Karawang,  LBH GIANTARA: Pengawasan Jangan Hanya Menunggu Laporan Masyarakat

Imigrasi Akui Tak Pantau Semua WNA di Karawang, LBH GIANTARA: Pengawasan Jangan Hanya Menunggu Laporan Masyarakat

7:13:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi