Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda CIANJUR DAERAH ORGANISASI Ketua Umum GWPI Beserta Aktivis Sosial Angkat Bicara Terkait Riuhnya Pemberitaan Dugaan Kejanggalan Proses Hukum Herman ( Popeye) Yang Sedang di Tangani Polres Cianjur
CIANJUR DAERAH ORGANISASI

Ketua Umum GWPI Beserta Aktivis Sosial Angkat Bicara Terkait Riuhnya Pemberitaan Dugaan Kejanggalan Proses Hukum Herman ( Popeye) Yang Sedang di Tangani Polres Cianjur

Rinto Sukabumi
Rinto Sukabumi
23 Jul, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

CIANJUR | Suarana.com - Semakin hari dugaan proses hukum Herman Popeye terkait dugaan pencurian Kayu di tanah yang diduga sengketa antara milik Suroso dan Aceng Sutisna di Blok Ciroyom Desa Sukaresmi Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur semakin membuat awak media bertanya- tanya setelah kasus tersebut mencuat kepublik.

Diduga penanganan kasus Herman Popeye dan Lutfi Yahya Sentosa dan kawan - kawan ada kejanggalan dalam proses nya. Hal itu terkuak setelah sejumlah media lakukan konfirmasi dan investigasi baik kelapangan maupun ke kantor polres Cianjur,23/07/2024.

Kaitan dengan carut marutnya penanganan Kasus hukum Popeye tersebut mengundang banyak tanya dan jadi sorotan banyak pihak termasuk dari Zulfikar Pimpinan Umum Gabungan Wartawan Profesional dan Paul  sebagai Aktivis sosial.

Kejanggalan tersebut mencuat kepublik setelah adanya isu bahwa Dede dan Geboy yang diduga sebagai penadah kayu curian itu memberikan uang sebesar 21juta untuk penebusan mobil nya di polres Cianjur dengan alasan untuk pinjam pakai sebelum kasus ini selesai.

Keterangan dari Kanit 1 beberapa waktu Lalu di ruang  kerjanya bahwa Herman Popeye sudah P21 kalau Dede dan Geboy statusnya sebagai saksi dan Ia membantah soal adanya uang masuk dari Dede dan Geboy sebesar 21 juta rupiah tersebut.

Zulfikar dan Paul minta kepada bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Polda Jabar beserta jajaran agar memantau jalannya proses penanganan hukum Herman Popeye tersebut. Karena jangan sampai ada Kasus Vina Cirebon muncul di Polres Cianjur."pungkasnya.



     R w/ Tim



Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via CIANJUR
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

APEK Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Pimpin KADIN Karawang

Redaksi- 12:05:00 PM 0
APEK Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Pimpin KADIN Karawang
KARAWANG | Suarana.com – Dukungan terhadap H. Rafiudin Firdaus untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang terus mengalir dari berbagai kalangan…

Trending

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

5:22:00 PM
Cukup Tunjukkan KTP, Warga Karawang Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Cukup Tunjukkan KTP, Warga Karawang Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

2:02:00 PM
Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi

Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi

3:12:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi