Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE Kepolisian Insiden Jurnalis ANTARA, Polda Jateng Minta Maaf dan Janji Evaluasi SOP Pengamanan
BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE Kepolisian

Insiden Jurnalis ANTARA, Polda Jateng Minta Maaf dan Janji Evaluasi SOP Pengamanan

Redaksi
Redaksi
07 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

Suarana.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyampaikan penyesalan atas insiden yang melibatkan anggota tim pengamanan protokoler Kapolri dengan awak media di Stasiun Tawang, Semarang, pada Sabtu sore, 5 April 2025. Kejadian itu terjadi saat kunjungan kerja Kapolri dan melibatkan Ipda Endri, petugas protokoler yang diketahui menegur keras secara verbal dan fisik kepada jurnalis LKBN ANTARA, Makna Zaezar.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pihaknya segera menggelar pertemuan musyawarah yang mempertemukan kedua pihak. Dalam pertemuan tersebut, Ipda Endri yang didampingi tim dari Mabes Polri menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara langsung kepada Makna Zaezar.

“Pertemuan tadi malam dihadiri oleh perwakilan dari ANTARA pusat, Mas Makna, serta tim Mabes Polri yang mendampingi Ipda Endri, termasuk Koor Spripim Kapolri Brigjen Pol Dedy dan AKBP Wika,” jelas Kombes Artanto pada Senin, 7 April 2025.

Dalam musyawarah itu, Polri menyatakan akan mengevaluasi secara menyeluruh prosedur pengamanan serta pengaturan posisi wartawan di lapangan untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari. Artanto menegaskan bahwa situasi padat di lapangan tak seharusnya menjadi pembenaran atas tindakan yang kurang pantas.

“Kami menyayangkan peristiwa ini. Kami tegaskan, meski situasi saat itu cukup padat, namun tindakan berlebihan terhadap rekan media tetap tidak dibenarkan,” ujarnya.

Artanto menambahkan bahwa Ipda Endri telah meminta maaf secara terbuka di hadapan para jurnalis. Polda Jateng juga akan menyelidiki lebih lanjut dan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran prosedur yang jelas.

“Media adalah mitra penting kami dalam menyampaikan informasi publik. Hubungan harmonis ini harus dijaga bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Endri menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian itu dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

“Saya, Ipda Endri, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada rekan-rekan media atas insiden di Stasiun Tawang. Semoga ke depan kami dapat bertugas lebih profesional dan humanis,” tuturnya.

Makna Zaezar, jurnalis yang menjadi korban dalam insiden tersebut, menerima permintaan maaf itu dan menyatakan telah memaafkan secara pribadi.

“Saya mengapresiasi permintaan maaf yang disampaikan langsung oleh Mas Endri. Saya sudah memaafkan,” ungkapnya.

Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Irfan Junaidi, juga menyampaikan apresiasi atas langkah Ipda Endri yang datang langsung menemui pihaknya. Ia menilai sikap tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral yang patut diapresiasi.

“Kami anggap masalah ini selesai. Insyaallah ada pelajaran berharga dari kejadian ini. Kami tetap berkomitmen menjaga kemitraan profesional dengan Polri,” ujarnya.

Sebagai penutup, Kombes Artanto kembali menegaskan bahwa Ipda Endri bukan ajudan Kapolri, melainkan bagian dari tim pengamanan protokoler. Evaluasi menyeluruh terhadap SOP pengamanan dan posisi peliputan akan segera dilakukan agar tidak terjadi benturan antara petugas dan wartawan di masa mendatang.(*)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Malam Takbiran Berujung Teror, Jemaah Musola di Karawang Diserang

Redaksi- 10:13:00 PM 0
Malam Takbiran Berujung Teror, Jemaah Musola di Karawang Diserang
KARAWANG | Suarana.com - Insiden penyerangan terjadi di Musola Al-Mubarokah, wilayah Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (21/3/2026) sekita…

Trending

SMP Negeri 8 Lahat,Bagi kan 24 Paket Zakat Jadi Contoh Dan Motivasi Berbagi itu Indah

SMP Negeri 8 Lahat,Bagi kan 24 Paket Zakat Jadi Contoh Dan Motivasi Berbagi itu Indah

6:33:00 PM
Dewan Pakar MD KAHMI Karawang Apresiasi Kepemimpinan Bupati Karawang Selama Ramadhan

Dewan Pakar MD KAHMI Karawang Apresiasi Kepemimpinan Bupati Karawang Selama Ramadhan

5:48:00 PM
Mengerikan! Susu Program MBG di SD Karangjaya 2 Diduga Rusak, Muncul Gumpalan Mencurigakan

Mengerikan! Susu Program MBG di SD Karangjaya 2 Diduga Rusak, Muncul Gumpalan Mencurigakan

12:34:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi