Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA EKONOMI INTERNASIONAL NASIONAL ULN Indonesia Menyusut di Tengah Gempuran Tarif Trump vs Xi Jinping
BERITA UTAMA EKONOMI INTERNASIONAL NASIONAL

ULN Indonesia Menyusut di Tengah Gempuran Tarif Trump vs Xi Jinping

Redaksi
Redaksi
17 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

Suarana.com - Ketidakpastian global tengah memuncak. Dunia seolah kembali ke masa penuh ketegangan, ketika dua kekuatan ekonomi terbesar—Amerika Serikat dan China—saling beradu tarif dagang tanpa kompromi. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia justru menunjukkan ketahanan. Bukannya meningkat, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia justru mencatatkan penurunan pada Februari 2025.

Presiden AS Donald Trump, yang kembali menjabat sebagai Presiden ke-47 sejak 20 Januari 2025, memicu gelombang baru perang tarif. Target utamanya: China. Sebagai respons, Presiden China Xi Jinping membalas dengan kebijakan tarif yang sama kerasnya. Kini, perang dagang ini kembali membara—terbaru, AS mengenakan tarif hingga 245% terhadap barang-barang dari China, yang kemudian dibalas dengan tarif 125% oleh pihak Beijing untuk produk asal AS.

Ketegangan ini memengaruhi arus utang ke berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total ULN Indonesia per Februari 2025 tercatat sebesar US$ 427,2 miliar, menurun dari posisi Januari 2025 yang sebesar US$ 427,9 miliar.

“Perkembangan ini mencerminkan perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi di sektor swasta,” ungkap Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/4/2025).

Ia menambahkan, pelemahan nilai tukar global terhadap dolar AS, termasuk Rupiah, turut mempengaruhi nilai ULN nasional.

Secara rinci, ULN Indonesia yang berasal dari AS turun menjadi US$ 27,67 miliar pada Februari 2025, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar US$ 27,68 miliar. Demikian pula utang dari China yang juga turun menjadi US$ 23,28 miliar, dari US$ 23,30 miliar pada Januari 2025.



Biar nggak ketinggalan info penting, yuk follow Channel WhatsApp Suarana.com!



Editor: Rizki R.
Sumber: CNBC Indonesia
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

BBTour Persembahkan Hadiah Utama Tour 3 Negara, Jalan Sehat KAHMI Karawang Makin Meriah

Redaksi- 11:52:00 AM 0
BBTour Persembahkan Hadiah Utama Tour 3 Negara, Jalan Sehat KAHMI Karawang Makin Meriah
KARAWANG | Suarana.com – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Karawang sukses menggelar Jalan Sehat KAHMI Karawang, Ming…

Trending

Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi