BERITA UTAMA
DAERAH
0
Panen Raya MT I, Pemkab Mesuji Salurkan 61 Unit Alsintan dan Ratusan Ton Benih Padi
MESUJI | Suarana.com - Pemerintah Kabupaten Mesuji menggelar kegiatan Panen Raya Padi Musim Tanam I (MT I) yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi di Desa Way Puji, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Lampung Endro Gunawan, SP., M.E., Ph.D., jajaran TNI-Polri, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mesuji, Bulog Tulang Bawang, serta unsur pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat setempat.
Panen raya ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Mesuji.
Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
“Petani adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan. Kami mengapresiasi kerja keras para petani sehingga mampu menghasilkan panen yang baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan alsintan berupa 61 unit rice transplanter kepada kelompok tani guna mendukung modernisasi pertanian dan percepatan proses tanam.
Selain itu, bantuan benih padi unggul sebanyak 248.880 kilogram juga disalurkan untuk lahan seluas 6.222 hektare, termasuk wilayah Kecamatan Rawa Jitu Utara. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Bupati juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak disalahgunakan.
“Gunakan bantuan ini sesuai peruntukannya, tidak diperjualbelikan, dan harus memberikan manfaat nyata bagi petani,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Samsi Hermansyah, S.Hut, menyampaikan bahwa sektor pertanian di Mesuji terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data tahun 2025, luas panen mencapai 52.034 hektare dengan produksi gabah kering giling sebesar 282.558 ton, serta rata-rata produktivitas mencapai 5,43 ton per hektare.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian, penggunaan benih unggul, serta peran penyuluh dalam mendampingi petani.
“Kami akan terus mendorong modernisasi pertanian serta memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam mewujudkan pertanian yang maju, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Pewarta : Ardi Wijaya
Editor : Rizki
Via
BERITA UTAMA
.jpeg)