BERITA UTAMA
Pemerintahan
0
Tren Hemat BBM, Pejabat Karawang Tinggalkan Mobil Dinas: Ada yang Gowes hingga Naik Ojek
KARAWANG | Suarana.com – Di tengah Dampak global penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan efisiensi energi, Pemerintah Kabupaten Karawang mulai menerapkan langkah konkret dalam menekan penggunaan BBM di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
Salah satu bentuk implementasinya terlihat dari perubahan pola mobilitas para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas yang tidak lagi menggunakan mobil dinas saat berangkat ke kantor, Rabu (1/4/2026).
Kebijakan ini sejalan dengan pembatasan penggunaan BBM yang diiringi penerapan sistem work from home (WFH) bagi ASN di Kabupaten Karawang.
Beragam cara dilakukan para pejabat untuk tetap menjalankan aktivitas kerja. Mulai dari bersepeda, menggunakan sepeda motor, naik angkutan umum, hingga membonceng motor Patwal Dinas Perhubungan (Dishub).
Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Karawang, Arief Bijaksana, menjadi salah satu pejabat yang konsisten menggunakan sepeda sebagai alat transportasi menuju kantor.
Ia mengaku telah lama menjadikan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari, bahkan sejak tahun 2010 saat masih bertugas di RSUD.
“Saya sudah lama bersepeda sejak 2010, waktu masih bertugas di RSUD juga bersepeda ke kantor,” ujarnya.
Sebelumnya, Arief hanya rutin bersepeda setiap hari Jumat. Namun, setelah adanya imbauan penghematan BBM dari Bupati Karawang, ia kini mulai menggunakan sepeda setiap hari.
“Setelah ada imbauan hemat BBM, saya upayakan setiap hari pakai sepeda ke kantor,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang, Abas Sudrajat, memilih menggunakan ojek sebagai sarana transportasi menuju kantor.
Menurutnya, langkah penghematan BBM merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat yang turut dijalankan oleh pemerintah daerah.
Dalam aktivitas sehari-hari, ia mengandalkan ojek untuk mobilitas, bahkan sesekali memanfaatkan bantuan staf guna menunjang tugasnya.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mampu menekan konsumsi BBM, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup hemat energi di tengah tantangan global saat ini.
(Rizki)
Via
BERITA UTAMA
