Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH HUKRIM Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan
BERITA UTAMA DAERAH HUKRIM

Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan

Redaksi
Redaksi
29 Jun, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Ilustrasi

KARAWANG | Suarana.com – Seorang warga Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mengaku menjadi korban penganiayaan setelah menegur seseorang yang diduga menjual obat-obatan keras tanpa izin di sebuah warung yang berada di depan PT Tanggo, Desa Walahar, Kecamatan Klari.

Korban bernama Ujang Rahmat, warga Dusun Karangjati RT 05/RW 15, Desa Sumurkondang, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 10.14 WIB.

Menurut pengakuannya, saat itu ia melihat adanya dugaan transaksi penjualan obat-obatan keras di warung yang dikenal masyarakat sebagai "Warung Aceh". Karena merasa prihatin, Ujang mengaku langsung menegur orang yang diduga menjual obat tersebut, yang disebutnya menggunakan nama samaran "Kingkong".

"Setelah saya tegur, orang tersebut tidak terima dan langsung menyerang saya secara membabi buta hingga terjadi perkelahian. Beruntung ada warga sekitar yang melerai," ujar Ujang kepada media suarana.com selasa 30 Juni 2026.

Ujang mengaku persoalan dugaan peredaran obat-obatan keras di lokasi tersebut bukan kali pertama dilaporkannya. Ia menyebut telah beberapa kali menyampaikan pengaduan kepada pihak berwenang, termasuk mendatangi Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang. Namun, menurutnya, hingga kini aktivitas di lokasi tersebut masih terus berlangsung.

"Ini sudah kedua kalinya saya membuat pengaduan. Bahkan saya pernah datang langsung ke Satres Narkoba untuk melapor, tetapi menurut saya belum ada tindak lanjut. Warung tersebut masih beroperasi seperti biasa," katanya.

Ujang berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan masyarakat agar dugaan peredaran obat-obatan keras tanpa izin tidak terus terjadi.

Ia juga menilai peredaran obat keras sangat berbahaya, terutama bagi kalangan remaja. Menurutnya, penyalahgunaan obat-obatan tersebut dapat merusak kesehatan, memicu tindakan kriminal, hingga menghancurkan masa depan generasi muda.

"Obat keras ini sangat berbahaya. Banyak anak-anak muda yang menjadi korban penyalahgunaan obat. Dampaknya bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga bisa memicu tindak kriminal dan merusak masa depan mereka. Saya berharap aparat benar-benar serius memberantas peredarannya," tegas Ujang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Karawang maupun pihak yang disebut dalam pengaduan tersebut terkait dugaan peredaran obat-obatan keras maupun insiden penganiayaan yang dialami Ujang Rahmat.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


(Rizki Ramdani)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan

Redaksi- 5:57:00 AM 0
Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan
Ilustrasi KARAWANG | Suarana.com – Seorang warga Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mengaku menjadi korban penganiayaan setelah menegur s…

Trending

Sidak Mendadak di Karawang, Wakil Kepala BPS RI Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi

Sidak Mendadak di Karawang, Wakil Kepala BPS RI Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi

12:59:00 PM
Nasib Aset KUD Peninggalan Orde Baru, Pengelolaan Masa Lalu Kembali Dipertanyakan

Nasib Aset KUD Peninggalan Orde Baru, Pengelolaan Masa Lalu Kembali Dipertanyakan

9:32:00 PM
Bupati Aep Lantik 151 Pejabat Pemkab Karawang, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Aep Lantik 151 Pejabat Pemkab Karawang, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

12:54:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi