Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH INVESTIGASI Drainase Palumbonsari Rp188 Juta Diduga Melenceng dari Teknis, Pengawasan Dipertanyakan
BERITA UTAMA DAERAH INVESTIGASI

Drainase Palumbonsari Rp188 Juta Diduga Melenceng dari Teknis, Pengawasan Dipertanyakan

Redaksi
Redaksi
02 Jul, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com – Proyek pembangunan saluran drainase senilai Rp188.957.000 di Jalan Syech Quro, Lingkungan Krajan RT 002/009, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, menjadi sorotan setelah tim investigasi menemukan sejumlah dugaan persoalan teknis di lapangan.

Selain proses penurunan material U-Ditch yang dilakukan pada malam hari tanpa terlihat adanya pengawas, hasil investigasi juga menemukan dugaan kesalahan elevasi galian, sambungan U-Ditch yang belum rapat, material urugan yang belum dipadatkan, hingga keberadaan tiga tiang utilitas Telkom dan PLN yang berada di tengah trase saluran.

Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026 tersebut dikerjakan oleh CV. Aqila Putri Berlian dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa sambungan antarsegmen U-Ditch terlihat belum rapat. Di sisi saluran juga masih terdapat material urugan yang belum diratakan dan dipadatkan. Meski pekerjaan masih berlangsung, kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian agar penyelesaian pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.

Tim investigasi juga belum dapat memastikan apakah pemasangan U-Ditch telah menggunakan lantai kerja (bedding) sesuai ketentuan karena bagian dasar saluran tidak terlihat. Selain itu, masih terdapat genangan air di dalam saluran yang perlu dipastikan tidak memengaruhi kualitas pondasi.

Dari sisi keselamatan kerja, area proyek dinilai masih memerlukan pengamanan yang lebih memadai. Pembatas pekerjaan terlihat sederhana, sementara lokasi berada di tepi jalan yang ramai dilalui kendaraan sehingga membutuhkan rambu peringatan, traffic cone, barrier, maupun lampu peringatan saat pekerjaan malam.

Pengamat konstruksi berinisial SM menilai dugaan paling krusial adalah elevasi galian di sisi timur yang diduga terlalu dalam sehingga berpotensi menghambat aliran air menuju hilir.

"Jika hasil pengukuran membuktikan elevasi tidak sesuai perencanaan, maka saluran harus diurug kembali hingga mencapai elevasi yang benar, kemudian U-Ditch dipasang ulang," ujarnya Kamis (02/06/2026).

SM mempertanyakan apakah pemasangan U-Ditch telah dilakukan menggunakan waterpass atau alat ukur elevasi lainnya sesuai prosedur konstruksi. Menurutnya, ketidaktepatan elevasi dan kemiringan saluran dapat mengakibatkan fungsi drainase tidak optimal.

Ia juga menyoroti keberadaan tiga tiang utilitas Telkom dan PLN yang berada di tengah jalur saluran. Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya dikoordinasikan dengan instansi terkait agar utilitas dapat dipindahkan atau digeser sehingga tidak mengganggu fungsi drainase maupun proses konstruksi.

SM berharap pelaksana proyek, konsultan pengawas, dan dinas teknis segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap elevasi, kemiringan, serta kualitas pemasangan U-Ditch sebelum pekerjaan diserahterimakan agar hasil pembangunan benar-benar berfungsi optimal.

(Rizki Ramdani)


Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Drainase Palumbonsari Rp188 Juta Diduga Melenceng dari Teknis, Pengawasan Dipertanyakan

Redaksi- 7:25:00 PM 0
Drainase Palumbonsari Rp188 Juta Diduga Melenceng dari Teknis, Pengawasan Dipertanyakan
KARAWANG | Suarana.com – Proyek pembangunan saluran drainase senilai Rp188.957.000 di Jalan Syech Quro, Lingkungan Krajan RT 002/009, Kelurahan Palumbonsari, …

Trending

Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan

Tegur Dugaan Penjual Obat Keras, Warga Klari Mengaku Jadi Korban Penganiayaan

5:57:00 AM
Ujang Nurali Pertanyakan Ketegasan Gubernur Jabar Soal Truk ODOL dan Aktivitas Tambang di Karawang Selatan

Ujang Nurali Pertanyakan Ketegasan Gubernur Jabar Soal Truk ODOL dan Aktivitas Tambang di Karawang Selatan

7:49:00 PM
Sambut Polresta Karawang, LBH PKN Harapkan Kapolres Baru Berantas Narkoba dan Obat Keras Hingga ke Akar

Sambut Polresta Karawang, LBH PKN Harapkan Kapolres Baru Berantas Narkoba dan Obat Keras Hingga ke Akar

8:26:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi