BERITA UTAMA
KARAWANG
NASIONAL
OLAHRAGA
0
Jelang HUT Karawang ke-393, Siswi SDN Palumbonsari 3 Bikin Bangga: Borong Emas-Perak O2SN Nasional, Tiga SMP Negeri Berebut
KARAWANG | Suarana.com – Kado manis datang menjelang Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Seorang siswi kelas VI SDN Palumbonsari 3, Kecamatan Karawang Timur, berhasil mencuri perhatian setelah membawa pulang medali emas dan perak dari ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional.
Tak berhenti sampai di podium juara, prestasi Alysa Apriliana juga membuat namanya mulai dilirik sejumlah sekolah menengah pertama negeri di Karawang. Sedikitnya tiga SMP Negeri disebut telah menunjukkan minat untuk menerima atlet muda tersebut setelah lulus sekolah dasar.
Alysa, putri pasangan Deni Sofiansyah dan Reni Hasyim, merupakan warga Rawagabus Selatan, Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur. Dalam ajang O2SN yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu, Alysa turun pada dua nomor cabang atletik, yakni Kanga Escape dan Formula One.
Hasilnya tak main-main. Dari dua nomor yang diikuti, Alysa sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Prestasi tersebut membuat tiga sekolah negeri mulai melirik Alysa. Pelatihnya menyebut SMPN 1 Karawang Barat, SMPN 5 Karawang Barat, dan SMPN 1 Karawang Timur menjadi sekolah yang berminat menerima Alysa sebagai siswi.
“Ada tiga SMP yang berminat untuk menerima Alysa menjadi muridnya, yaitu SMPN 1 Karawang Barat, SMPN 5 Karawang Barat, dan SMPN 1 Karawang Timur. Terserah Alysa ingin sekolah di SMP mana nantinya,” ujar pelatih Alysa.
Namun, perjalanan menuju podium nasional bukan tanpa keterbatasan. Di balik kilau dua medali tersebut, Alysa harus menjalani latihan dengan fasilitas yang terbatas di lingkungan sekolah.
Pelatih Alysa, Syarif Rahmanurdin, mengatakan keterbatasan lahan di SDN Palumbonsari 3 membuat latihan di sekolah lebih banyak difokuskan pada penguasaan teknik. Sementara latihan fisik dan materi lain yang membutuhkan area lebih luas dilakukan di Kompleks Stadion Singaperbangsa.
Untuk menunjang perkembangan Alysa, Syarif bahkan menitipkan anak didiknya berlatih bersama siswa Sekolah Atletik Singaperbangsa (SAS).
“Kalau di sekolah karena lahannya sempit, hanya berlatih teknik. Untuk latihan fisik dan lainnya yang membutuhkan tempat yang lebih luas, berlatihnya di Stadion Singaperbangsa,” tutur Syarif.
Kepala SDN Palumbonsari 3, Anah Mulayanah, S.Pd.SD., M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya tersebut. Terlebih, prestasi nasional itu datang ketika dirinya baru sekitar empat bulan menjabat sebagai kepala sekolah di SDN Palumbonsari 3.
“Sebelumnya saya bertugas sebagai Kepala Sekolah di SDN Kondangjaya 2. Saya baru empat bulan bertugas di sini dan langsung mendapat anugerah,” tutur Anah pada Wartawan.
Menurut Anah, keberhasilan Alysa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama kedua orang tuanya yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap kebutuhan latihan hingga asupan nutrisi.
Komunikasi antara orang tua, guru, dan pelatih juga terus dijaga agar bakat Alysa dapat berkembang dan prestasinya tidak berhenti di tingkat nasional.
“Kedua orang tuanya sangat mendukung, nutrisi dan kebutuhannya juga diperhatikan. Kita sebagai guru juga selalu berkomunikasi agar Alysa dapat menggapai cita-citanya,” ungkapnya.
Prestasi Alysa kini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN Palumbonsari 3 sekaligus masyarakat Karawang. Dua medali yang dibawanya pulang menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
(*)
(*)
Via
BERITA UTAMA

.jpeg)