Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda NASIONAL TEKNOLOGI Kominfo Apresiasi Riset Center Teknologi Open RAN di Indonesia
NASIONAL TEKNOLOGI

Kominfo Apresiasi Riset Center Teknologi Open RAN di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung pengembangan penelitian mengenai Teknologi Open RAN
Redaksi
Redaksi
06 Sep, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Kominfo Apresiasi Riset Center Teknologi Open RAN di Indonesia


Suarana.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung pengembangan penelitian mengenai Teknologi Open RAN (Radio Access Network). Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ismail menyatakan teknologi itu mengintegrasikan ekosistem jaringan seluler baik 2G, 3G, 4G, hingga 5G di Indonesia. 

“Kominfo memberikan apresiasi terhadap riset center Open RAN yang dilakukan oleh Telkom University.  Kegiatan Ini memang untuk memberikan progres dari riset center yang terkait dengan Open RAN," jelasnya dalam acara TIP ON Annual Event & Appreciation Day 2023 oleh Telkom University di Hotel JS Luwansa Jakarta, Selasa (05/09/2023). 

Menurut Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Open RAN merupakan teknologi yang memungkinkan untuk melakukan efisiensi dalam pembangunan jaringan telekomunikasi seluler di Indonesia. 

"Yang menerapkan teknologi Open RAN ini membuka peluang kemungkinan untuk lokal participations, meningkatkan local content TKDN dan sebagainya. Jadi kita Kominfo support, sehingga industri atau telko operator bisa memiliki opportunity untuk membangun jaringan secara lebih efisien," jelasnya.

Dirjen Ismail menegaskan kolaborasi antarindustri telekomunikasi di Indonesia menjadi kunci penting, khususnya dalam upaya mengembangkan ekosistem 5G di Indonesia. 

"Karena ini bisa men-support tidak hanya 4G, tapi termasuk 5G. Yang penting lagi adalah aplikasi aplikasi use case baru yang bisa nanti di-implement menggunakan open system seperti ini," ungkapnya. 

Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo  berharap kerja sama industri kedepannya tidak hanya membangun dari sisi infrastruktur, tapi ekosistem SDM lokal agar Indonesia dapat berdaya saing.

“Itu harus lengkap dan yang semaksimal mungkin partisipasi lokal yang menjadi isu. Jadi konsen kita supaya sebanyak-banyaknya Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tandasnya.

Kegiatan TIP ON Annual Event & Appreciation Day 2023 bertema “Advancing Technology for the Future” juga dihadiri Rektor Telkom University Adiwijaya, EGM Mitratel Elfri Jufri, Direktur U.S. Trade and Development Agency Enoh T Ebong, perwakilan Kementerian Perindustrian dan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. (rls)



Sumber : Kominfo.go.id


Via NASIONAL
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media

Redaksi- 12:33:00 PM 0
Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media
KARAWANG | Suarana.com – Kebijakan SMKN 2 Karawang yang meminta sejumlah dokumen administratif kepada wartawan sebelum memberikan konfirmasi resmi menuai krit…

Trending

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

9:52:00 AM
Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

9:41:00 PM
Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

6:47:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi